Anggota Polres Tulungagung Dipecat karena Keterlibatan dalam Peredaran Narkoba

- 2 April 2024, 02:00 WIB
Aiptu Udi Cahyono resmi dipecat dari jabatannya hari ini, Senin (1/4/2024), setelah terbukti terlibat dalam peredaran narkoba.
Aiptu Udi Cahyono resmi dipecat dari jabatannya hari ini, Senin (1/4/2024), setelah terbukti terlibat dalam peredaran narkoba. /Dok ( istimewa)/

 

JURNAL NGAWI - Aiptu Udi Cahyono resmi dipecat dari jabatannya hari ini, Senin (1/4/2024), setelah terbukti terlibat dalam peredaran narkoba. Keputusan pemberhentian dikeluarkan melalui upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) di halaman Mapolres Tulungagung.

Menurut Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno, proses pemberhentian Aiptu Udi Cahyono telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. "Pada saat upacara PTDH yang bersangkutan tidak hadir. Dan digantikan dengan fotonya yang dicoret oleh kapolres,” ungkapnya.

Aiptu Udi Cahyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Bintara Samapta, telah menjalani proses hukum panjang terkait kasus narkoba yang melibatkannya sejak 23 Agustus 2022. Pada 29 November 2022, Pengadilan Negeri setempat menjatuhkan vonis 4 tahun penjara dan denda Rp1 miliar atas keterlibatannya.

Baca Juga: Pemerintah Siap Bangun Jalan Tol Kediri-Tulungagung, Hubungkan Selatan dan Utara Jawa Timur

Pada 31 Maret 2024, Polda Jawa Timur mengeluarkan salinan keputusan Kapolda Jawa Timur tentang PTDH terhadap Aiptu Udi Cahyono. Meskipun sebelumnya sempat mengajukan peninjauan kembali (PK) kepada Mahkamah Agung (MA), namun pengajuan tersebut ditolak oleh MA.

“Aiptu Udi Cahyono telah melanggar Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Polri. Pelaksanaan PTDH merupakan wujud komitmen kepolisian, dan kami tidak main-main dengan anggota yang melakukan pelanggaran serius,” tandas Iptu Mujiatno.

Baca Juga: Skandal Kecurangan Pemilu, Anggota PPK Di Tulungagung Diberhentikan KPU

Upacara PTDH dipimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi, sebagai bentuk penegakan disiplin dan penindakan terhadap anggota yang melanggar aturan serta merusak citra institusi kepolisian.***

Editor: Hafidz Muhammad Reza


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x