Penderita Hipertensi Harus Baca Ini! Cara Mudah dan Murah Stabilkan Tekanan Darah

- 14 Mei 2024, 13:48 WIB
Ilustrasi cek darah. Hipertensi di usia muda, cara mengatasinya
Ilustrasi cek darah. Hipertensi di usia muda, cara mengatasinya /Pikiran Rakyat Tangerang Kota/Halodoc

JURNAL NGAWI - Setiap pemeriksaan kesehatan di klinik kesehatan atau rumah sakit pertama kali yang di cek adalah tekanan darah. Sangat penting karena tekanan darah yang tinggi seringkali tanpa gejala bahkan dijuluki silent killer (pembunuh diam-diam). Diagnosis hipertensi meningkatkan resiko serangan jantung, demensia, dan komplikasi penyakit lainnya. Tapi jangan khawatir, ada makanan sehat yang bisa menjaga stabilitas tekanan darah Anda yaitu Yogurt.

Fakta menarik yogurt terhadap tekanan darah diungkap dalam penelitian terbaru yang diterbitkan International Journal of Hypertension pada 3 Mei 2024 lalu. Penelitian itu mengungkapkan, memasukkan yogurt ke dalam pola makan berpotensi membantu menjaga tingkat tekanan darah yang sehat. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Departemen Kardiologi Universitas Jilin di Tiongkok, meneliti hubungan antara konsumsi yogurt dan tekanan darah pada individu dengan dan tanpa diagnosis tekanan darah tinggi.

Dengan memanfaatkan data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional (NHANES), sebuah database komprehensif yang melacak statistik kesehatan orang Amerika dari waktu ke waktu, mereka menganalisis bagaimana berbagai tingkat konsumsi yogurt berdampak pada tekanan darah.

Dalam pemeriksaan terhadap lebih dari 3.000 orang dewasa berusia 18-85 tahun, para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi yogurt setidaknya sebulan sekali, hingga beberapa kali seminggu, memiliki risiko lebih kecil terkena tekanan darah tinggi seiring bertambahnya usia. Namun, individu yang sudah didiagnosis menderita tekanan darah tinggi tidak merasakan manfaat yang sama.

Baca Juga:

Konsumsi yogurt secara teratur di kalangan peserta berkorelasi dengan peningkatan berbagai pembacaan tekanan darah, termasuk angka sistolik dan diastolik, serta tekanan arteri rata-rata. Khususnya, angka sistolik menurun sebesar 1-2 mmHg pada individu yang mengonsumsi yogurt, penurunan yang berpotensi menurunkan risiko stroke dan kematian kardiovaskular sebesar 10% lebih rendah di seluruh populasi, kata para peneliti.

Yogurt Bukan Satu-satu Faktor Utama Mencegah Hipertensi

Berdasarkan temuan ini, kami menyarankan bahwa konsumsi yogurt mungkin memiliki efek pencegahan terhadap perkembangan tekanan darah tinggi di kalangan masyarakat umum, kata para peneliti. Namun, mereka mengakui bahwa yogurt mungkin bukan satu-satunya faktor yang berkontribusi, karena individu yang memasukkannya ke dalam makanan mereka cenderung lebih muda, berjenis kelamin perempuan, dan memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Ditambah lagi, yogurt tampaknya memiliki efek minimal terhadap tekanan darah pada mereka yang sudah didiagnosis, menunjukkan bahwa yogurt tidak dapat membalikkan kerusakan yang telah terjadi.

Dampak positif yogurt terhadap tekanan darah bukanlah hal yang baru. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa yogurt dapat membantu mengontrol tekanan darah. Ini juga bukan satu-satunya makanan dengan manfaat perlindungan jantung.

Halaman:

Editor: Zayyin Multazam Sukri


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah