Di Karenakan Salah Satu Tetangga Ruwet, Warga Di Blora Menembok Jalan Akses Rumahnya

- 15 Mei 2024, 15:47 WIB
Warga Gabusan Blora Menembok Jalan Akibat Konflik Dua Tetangga
Warga Gabusan Blora Menembok Jalan Akibat Konflik Dua Tetangga /Polsek jati/

JURNAL NGAWI - Konflik antarwarga di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, mencuat ke permukaan dan menjadi viral di media sosial setelah warga setempat menutup akses jalan dengan menemboknya.

Perseteruan yang dipicu oleh masalah pribadi dua tetangga ini berujung pada aksi gotong royong warga untuk menutup jalan desa.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024) tersebut diunggah oleh akun Instagram @infoupdatejateng pada Selasa (14/5/2024).

Dalam video yang diunggah, tampak warga desa kompak menutup jalan dengan menyusun tumpukan batu dan mengaduk semen.

Konflik Bermula dari Ejekan

Kapolsek Jati, AKP Subardi, menjelaskan bahwa konflik bermula dari ejekan antara Suparman (60) dan Ngadiyo (56) yang saling menyinggung cacat fisik masing-masing. Suparman kemudian memutuskan untuk menutup akses jalan di samping rumahnya dengan alasan bahwa tanah tersebut adalah miliknya.

“Suparman menutup akses jalan dengan fondasi batu kumbung karena mengklaim tanah lorong tersebut adalah miliknya,” terang Subardi. Aksi penutupan jalan oleh Suparman memicu kemarahan warga, yang kemudian turut menutup akses jalan menuju rumah Suparman dari sisi kanan dan kiri.

Mediasi Gagal, Warga Bertindak

Pemerintah Desa Gabusan sempat mencoba melakukan mediasi, mengingat jalan yang ditutup adalah bagian dari tanah desa yang digunakan sebagai akses menuju sebuah SD. Meski diarahkan untuk mengukur ulang tanah ke BPN Blora, Suparman tidak mengindahkannya dan malah membangun fondasi penutup jalan.

“Perangkat desa dan petugas Bhabinkamtibmas serta Babinsa sudah berusaha mediasi agar fondasi dibongkar, tetapi ditolak oleh Suparman,” jelas Subardi. Ketegangan pun meningkat hingga warga memutuskan untuk memblokir akses jalan ke rumah Suparman sebagai bentuk protes.

Solusi Damai Ditempuh

Pada akhirnya, setelah campur tangan Polsek Jati dan perangkat desa, Suparman dengan kesadaran sendiri membongkar fondasi batu kumbung yang ia bangun. Warga yang melihat tindakan tersebut segera membongkar fondasi penutup jalan di depan rumah Suparman.

Halaman:

Editor: Hafidz Muhammad Reza


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah