Ketua PBNU Ungkap: GP Ansor Diharapkan Belajar dari Presiden Jokowi dalam Membangun Masa Depan Indonesia

- 27 Mei 2024, 23:02 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin di Istora Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2024).
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin di Istora Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2024). /Foto: Bagus Ahmad Rizaldi/ANTARA

JURNAL NGAWI - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, mengajak Pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Masa Khidmah 2024-2029 untuk mengambil inspirasi dari Presiden Joko Widodo dalam pembangunan masa depan Indonesia.

Dalam acara Inaugurasi Menuju Ansor Masa Depan di Istora Senayan, Jakarta, Senin kemarin, Gus Yahya, panggilan akrab KH Yahya Cholil Staquf, menegaskan pentingnya mengikuti jejak Presiden Jokowi dalam membawa Indonesia menuju dekade investasi strategis.

"Saya sangat berharap kepada saudara-saudara semua, saya yakin GP Ansor dan Banser berjuang bersama," ujar Gus Yahya, seraya menyatakan kebanggaannya terhadap harapan yang diletakkan pada GP Ansor.

Baca Juga: 90 Tahun GP ANSOR, Simak Sejarah dan Perjuangan Berdirinya GP Ansor

Salah satu hal yang dianggap perlu dicontoh dari kepemimpinan Presiden Jokowi adalah prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Gus Yahya menekankan bahwa Indonesia harus terus memperbaiki titik-titik keberhasilan masa lalu untuk mencapai masa depan yang lebih baik, sebuah prinsip yang dipegang teguh oleh risalah Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Mas Dhito Apresiasi GP Ansor dalam Membentengi Kabupaten Kediri dari Radikalisme

Gus Yahya juga menyoroti pendekatan Presiden Jokowi dalam pembangunan, yang dipikirkan, dirancang, dan direncanakan secara hati-hati serta logis. Menurutnya, hal ini tidak hanya sekadar lamunan kosong, tetapi sebuah upaya konkret untuk mendorong terwujudnya realitas baru yang lebih baik.

"Tugas GP Ansor adalah menjadi peretas jalan menuju masa depan Indonesia," tegas Gus Yahya, mengingatkan bahwa GP Ansor adalah tulang punggung dari Nahdlatul Ulama.

Pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Masa Khidmah 2024-2029 yang baru dilantik dipimpin oleh Ketua Umum Addin Jauharudin, yang menggantikan Yaqut Cholil Qoumas yang kini menjabat sebagai Menteri Agama.

Halaman:

Editor: Hafidz Muhammad Reza


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah