Mengenal Kabupaten Ngawi, Asal Usul dan Sejarah Singkat Ngawi di Era Kolonialisme

- 7 Januari 2022, 23:41 WIB
Pasa Besar Kabupaten Ngawi
Pasa Besar Kabupaten Ngawi /Jurnal Ngawi/Foto ngawikab.go.id

JURNAL NGAWI - Ngawi merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur Indonesia. Pusat pemerintahannya atau ibu kotanya adalah Kecamatan Ngawi.

Kabupaten ini terletak di bagian barat Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah.

Kata ngawi berasal dari kata “Awi” yang artinya Bambu, kemudian kata ini mendapat tambahan huruf sengau “Ng” menjadi “NGAWI” .

Nama ngawi dikait-kaitkan dengan nama tumbuh-tumbuhan.

Baca Juga: Kabupaten Ngawi Terima Bantuan 10 Renovasi Rumah Layak Huni dari Baznas Provinsi

Seperti Ngawi menunjukkan suatu tempat yang di sekitar pinggir Bengawan Solo dan Bengawan Madiun yang banyak ditumbuhi bambu.

Ngawi menjadi lokasi tempat bersejarah yang cukup terkenal mulai dari Jagara, Alas Ketangga dan Tawun. Dalam penelitian diperkirakan ketiga tempat tersebut berhubungan dengan daerah di sekitar Ngawi.

Peninggalan Belanda yang terkenal di Kabupaten Ngawi berupa sebuah benteng Van de Bosch terletak di dalam Kota di pojok timur laut, disudut pertemuan antara Bengawan Solo dengan Bengawan Madiun. Dibangun pada tahun 1839 – 1845 M, oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Pada waktu itu Ngawi mempunyai kedudukan sangat penting di bidang transportasi yaitu sebagai urat nadi lalu lintas antara Madiun – Rembang, Surakarta – Madiun – Gersik dan Surabaya. Untuk mempertahankan kedudukan Strategis dan fungsi Ngawi.

Baca Juga: Persinga Ngawi Lolos Liga 3 Nasional, Berikut 8 Tim Perwakilan dari Jawa Timur

Pemerintah Hindia Belanda membangun sebuah benteng pertahanan yang kemudian di sebut Benteng Van Den Bosch, oleh masyarakat Ngawi disebut Benteng Pendem, karena seolah olah nampak terpendam dikelilingi oleh parit yang lebar dan dalam yang dialiri oleh air dari sungai.

Benteng Van De Bosch Peninggalan Pemerintah Hindia Belanda di Bangun pada tahun (1839-1845).

Peninggalan Belanda yang tidak kalah pentingnya adalah jembatan Dungus yang pernah dihancurkan Belanda untuk menghambat masuknya tentara Jepang di Ngawi.

Jembatan Dungus yang pernah dihancurkan oleh Belanda untuk menghambat masuknya tentara Jepang.***

Editor: Latif Syaipudin

Sumber: Berbagai sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah