Jasa Raharja Beri Santunan Korban Kecelakaan Bus Harapan Jaya vs KA Dhoho di Tulungagung

- 28 Februari 2022, 07:14 WIB
Kondisi KA Dhoyo yang mengalami kerusakan di bagian lokomotif
Kondisi KA Dhoyo yang mengalami kerusakan di bagian lokomotif /KAI DAOP 7 Madiun

JURNAL NGAWI - Pasca kejadian kecelakaan Kerata Api Dhoho vs Bus Harapan Jaya di pelintasan tanpa palang Desa Ketananon Kecamatan Kedungwaru Tulungagung pada Minggu (27/2/2022) kemarin.

Pihak Jasa Raharja telah memberikan santunan kepada seluruh korban terlibat kecelakaan. 

Melansir dari ANTARA, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A Purwanto, pihaknya telah memberikan santunan kepada korban selang beberapa jam sejak kejadian. 

Sesuai ketentuan Jasa Raharja memberikan santunan kepada orang yang meninggal atau cacat akibat mengalami kecelakaan akibat angkutan umum, baik darat, udara, ataupun laut.

Baca Juga: Pasca Ramai Kecelakaan Bus vs Kerata Api di Tulungagung, KAI Berencana Tutup Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Kejadian tersebut terdapat lima orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, 12 mengalami luka-luka. 

Dalam bus tersebut sendiri terisi 41 penumpang dan awak bus.

Besaran santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja sendiri, yaitu Rp.50 juta untuk korban meninggal yang diberikan kepada ahli waris, dan Rp.20 juta untuk korban luka-luka berupa surat jaminan kepada RSUD dr Iskak Tulungagung, dimana menjadi ketentuan biaya perawatan maksimal yang ditunggung. 

Ketentuan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No 15 Tahun 2017.

Diberitakan sebelumnya, rombongan bus tersebut  merupakan bus parisiwata rombongan dari sebuah pabrik plastik. 

Baca Juga: Pasca Ramai Kecelakaan Bus vs Kerata Api di Tulungagung, KAI Berencana Tutup Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Dalam rombongan tersebut terdapat 3 unit bus Harapan Jaya. Bus yang terlibat kecelakaan tersebut merupakan bus pada urutan kedua.

 

Akibat kejadian tersebut terdapat lima korban yang dinyatakan meninggal dunia. 

Sedangkan proses evakuasi juga berlangsung cukup lama, mamakan waktu lebih dari 12 jam. 

Sementara itu, dari rilis yang diberikan KAI DAOP 7 Madiun, akibat kecelakaan tersebut juga sempat mengakibatkan keterlambatan perjalanan kereta api.***

 

Editor: Latif Syaipudin

Sumber: Berbagai sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah