Pelatih Asal Malaysia Raja Isa Raja Akram Shah Puji Program Naturalisasi PSSI

- 1 April 2024, 18:21 WIB
Eks Pelatih Persijap yang berkewarganegaraan Malaysia, Raja Isa
Eks Pelatih Persijap yang berkewarganegaraan Malaysia, Raja Isa /Istimewa/@Persijap

JURNAL NGAWI - Pelatih asal Malaysia, Raja Isa Raja Akram Shah, memuji program naturalisasi yang dilakukan PSSI untuk membangun Timnas Indonesia yang tangguh.

Ia menjelaskan naturalisasi yang dilaksanakan tidak hanya sebatas klaim warga, namun memang ada hubungan darah. 

Bukan hanya hubungan darah, ada unsur kekerabatan dan biologis. Yang paling menarik adalah kedekatan emosional. 

Baca Juga: PSSI dan PT LIB Tunda Lanjutan Liga 1 Pekan 31 Demi Timnas U-23

"Saya lebih suka menyebut program PSSI ini dengan istilah heritage, bukan naturalisasi. Karena heritage artinya warisan. Di dalam warisan tentu ada ikatan emosional, kekerabatan, hubungan darah, dan biologis," terangya.

"Sedangkan istilah naturalisasi lebih pada administrasi alih kewarganegaraan. Siapa saja bisa dapat naturalisasi, jika orang itu telah memenuhi syarat jadi warganegara tersebut. Sementara pemain yang direkrut untuk Timnas Indonesia itu memiliki garis keturunan asli dengan negara ini," tuturnya.

Baca Juga: KPU Mulai Bentuk Badan Ad Hoc Pilkada Serentak 2024 pada 17 April 2024

"Timnas Singapura pernah berjaya di Asia Tenggara dengan memberi paspor kepada pemain yang tak punya hubungan darah dengan negara itu. Kini Malaysia juga melakukan itu. Saya pribadi lebih mendukung bila sistem heritage yang dijalankan, seperti Indonesia sekarang," jelasnya.

"Pemilihan kata dan istilah sangat penting. Jika publik Indonesia masih sering memakai kata naturalisasi, ini bisa menghambat misi PSSI membangun Timnas Indonesia yang kuat di masa depan. Karena kecintaan fans terhadap Timnas Indonesia lambat laun akan menurun," pungkasnya.***

Editor: Latif Syaipudin

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah